Java Trip 2012 (Kediri, Bromo, Pulau Sempu, Malang, Jogja)

Banyak orang berfikir bepergian keluar pulau Jawa itu lebih menarik. Ternyata tidak juga, karena Jawa memiliki daya tarik tersendiri. Sebenarnya, trip seputar pulau jawa yang saya lakukan ini lebih berkesan random. Bagaimana tidak, saya terfikir untuk bepergian sebulan, sendirian. Suatu hal baru yang belum pernah saya lakukan sebelumnya. Biasanya setiap bepergian selalu bersama teman atau keluarga dan tidak pernah merasakan bagaimana hidup dengan cara kost. Namun kali ini saya benar2 ingin mendapatkan hal baru. Dan ternyata “I got a bunch of experience”

Dalam trip saya kali ini, saya menggunakan jasa travel dari EUREKA TOUR. Sebuah travel milik dua orang mahasiswa yang luar biasa menurut saya, Kak Arif (akutansi UI) serta Kak Anim ( Adm Niaga UI). Mereka membuat jasa travel ke Kampung Inggris Pare, Kediri. Sebelum berangkat, saya fikir pare adalah sebuah desa ditengah area persawahan, udaranya sejuk dan nyaman. Ternyata saya salah, dia hanya layaknya kota kecil yang cukup sulit dalam hal transportasi. Misi saya kali ini, bukan hanya sekedar travelling mengisi liburan tapi juga berlatih bahasa Inggris untuk keperluan TOEFL. Ya, walaupun pengajarnya sebenarnya tetap keturunan Jawa tetap saja mereka pasti lebih banyak ilmu dari pada saya. Saya tinggal di sebuah tempat kost yang berisi 5 orang pada setiap kamar.
Saya menemukan orang-orang hebat dengan perasaan senasib sepenanggungan. Awalnya 1 hari terasa bukan 24 jam, waktu berjalan sangat lambat. Namun, mendekati hari ke 30 semua berjalan jauh lebih cepat. Di Pare sendiri semua tempat saya lalui dengan sepeda. Saya berkeliling di Pare dan yang cukup menghibur adalah wisata kuliner. Disana terdapat Warung Jamur yang menjual aneka ragam variasi pengolahan jamur, pecel pincuk, dll. Selain itu di kota Kedirinya ada tugu di daerah Gumul serta mall di kediri. Untuk objek wisata di Pare sendiri belum dapat direkomendasikan.
Trip selanjutnya adalah Bromo. Bromo sesuai dengan harapan saya sebuah tempat yang tenang banyak pepohonan dan area persawahan serta cuaca yang cukup sejuk. Sekitar jam 03.00 kami sampai lalu ke penanjakkan dengan target melihat sunrise, sudah banyak orang diatas sana yang datang lebih awal. Sayangnya cuaca tidak terlalu mendukung jadi sunrise tidak terlalu terlihat meskipun saya sudah melakukan penanjakan sampai atas dan berusaha melupakan phobia saya terhadap ketinggian. Berlanjut ke kawah Bromo dengan begitu banyak pasir beterbangan karena cuaca yang kurang mendukung jadi tiupan angin begitu besar. Sangat disarankan membawa kaca mata serta masker.
Well, trip selanjutnya Pulau Sempu. Cukup sulit tahap-tahap yang harus dilalui sampai akhirnya bisa sampai ke Pulau ini. Kami sampai di seberang pulau sekitar subuh lalu bersiap sarapan, dll karena perlu diketahui kondisi di pulau tidak ada listrik, toilet, penginapan, dll. Pulau pedalaman tepatnya. Jadi butuh persiapan yang matang. Sebelum menyebrang disarankan untuk melakukan perizinan serta menyewa sepatu plastik karena medan yang akan dilalui begitu sulit. Kami naik kapal ke seberang hanya sekitar 10 menit, setelah itu petualangan baru dimulai. Medan dipenuhi dengan lumpur yang betul2 lengket dan basah, sekitar wilayah hanya hutan beserta penghuninya seperti monyet, babi hutan,dll. Sangat sulit untuk tetap dapat tampil cantik sampai di pulau. Perjalanan menulusuri hutan ini kami lalui selama sekitar 5 jam karena kami berangkat sekitar 30 orang dan banyak melakukan istirahat di perjalanan. Dan akhirnya sampai di pulau indah dengan pasir putih layaknya pulau pribadi kalau pergi tidak pada waktu weekend. Selanjutnya kita harus membangun tenda serta menyiapkan segala hal untuk keperluan makan. Kami menginap hanya semalam, karena kalau terlalu lama cukup sulit untuk hidup disini. Air bersih sangat diperlukan, jadi harus dipersiapkan dari awal karena disini hanya terdapat air laut. Setelah selesai melakukan camping di pinggir pantai sangat disarankan untuk membersihkan kembali lokasi agar keindahan pantai tetap terjaga. Perjalanan kembali menelusuri hutan hanya sekitar 2 jam karena kami sudah mengenal wilayahnya dan lebih sedikit beristirahat.
Next >> Malang . Di malang, terdapat Jatim Park serta Batu Night Spectacular. Karena sampai di waktu malam, akhirnya kami memutuskan untuk ke Batu Night Spectacular.Konsepnya bisa diibaratkan seperti mini dufan (dunia fantasi, Jakarta). Namun di dalamnya terdapat arena gokart. Atau dapat pula melihat lampion-lampion yang dibentuk dengan cantik dengan biaya yang cukup terjangkau.
Jogjakarta. Mungkin sudah banyak sekali orang yang melakukan trip ke kota ini. Tapi memang trip ke Jogja tidak akan pernah bosan karena dimanjakan dengan kuliner, tempat serta suasana yang begitu berbeda dari kota besar lain.Seperti biasa kami datang sebelumnya dari candi prambanan, lalu ke daerah malioboro, beringharjo,alun-alun, dll. Kemudian ditutup dengan pergi ke  Candi Borobudur. Untuk rekomendasi tempat menginap sebaiknya di daerah malioboro karena lokasinya begitu strategis.
Disalin dari http://lathtravelbox.blogspot.com/2012/03/java-trip-2012-kediri-bromo-pulau-sempu.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *