Dari Kampung Inggris Pare Hingga Beasiswa di Negeri Kanguru

Bapak Masrokhin, alumni kampung inggris, memberi makan kanguru di australia

Bapak Masrokhin, alumni kampung inggris, memberi makan kanguru di australia

Perkenalkan nama saya Masrokhin, a very simple name right? Tapi kata emak ku walaupun simple namaku berarti orang yang bahagia lho? Orang tua ku menginginkan aku hidup bahagia dunia akhirat,  makanya mereka ngasih aku nama tersebut.

Aku di lahirkan di desa kecil di Banyuwangi Jawa Timur 32 tahun yang lalu. Ku habiskan masa masa kecilku di kota Gandrung tersebut sampai akhirnya setelah tamat Madrasah Aliyah ku beranikan diri hijrah Litholabil ‘ilmi ke Kota Tahu Kediri pada tahun 1996.

Aku tak pernah mengenal Pare sebelumnya dan bahkan ketika saudara kandungku merekomendasikan aku untuk belajar Bahasa Inggris di kota tersebut terasa ingin berontak diriku. Dalam hati kecilku selalu di liputii pertanyaan “ kenapa hanya untuk belajar Bahasa Inggris saja harus jauh jauh ke Pare?”

Bulan Agustus 1996 ku tinggalkan tanah kelahiranku untuk menuju Pare. Sebuah kota yang tak pernah terbesit dalam benakku, sebuah kota yang menjadi tempat di mana aku harus bisa belajar hidup jauh dari kedua orang tua ku.

Tepat habis maghrib, ku injakkan kakiku di kota Pare. Kota kecil yang bisa mengharumkan nama Kediri ke seluruh Indonesia even globally. Akupun langsung di ajak menuju ke kost then continued to had lunch. Dalam perjalanan mencari makan malam tersebut aku sangat sangat takjub karena di mana mana kutemui para pelajar dengan semangatnya berlatih bicara Bahasa Inggris. It was my first impression about Pare. Jujur, waktu datang ke Pare aku belum bisa apa apa. Di suruh berhitung dalam Bahasa Inggris satu sampai dua puluh pun aku belum bisa. Bisakah kelak aku seperti mereka?

Mr. Jhon and Mr. Ajie (hormat ta’dzim ku haturkan buat mereka) adalah guru kelas saya waktu itu. Dari mereka berdualah saya belajar Bahasa Inggris dan dari motivasi merekalah saya mulai cinta dengan Bahasa Inggris. Kuhabiskan waktu empat bulan untuk menimba ilmu dari mereka. Dan alkhamdulillah ketika ujian akhir di Candi Borobudur aku bisa melaluinya dengan baik.

Tamat dari Pare ku lanjutkan studyku di UIN Malang dan ku bulatkan tekat untuk ambil jurusan Bahasa Inggris di kampus tersebut. Aku berhasil meraih gelar Sarjana Sasta Inggris pada tahun 2002. sehabis wisuda Ku abdikan ilmu ku di SMK PGRI 2 Malang dan SMA Shalahuddin Malang selama kurang lebih  6 tahun.

Aku selalu bermimpi untuk bisa melanjutkan study tapi apalah daya aku tidak cukup biaya buat lanjut ke jenjang S2. Jalan satu satunya yang harus ku tempuh adalah being scholarships hunter. Dari berbagai jenis beasiswa yang sudah ku coba ternyata rizqi allah diberikan pada ku lewat beasiswa ADS (Australian Development Scholarship). Aku di nyatakan lulus beasiswa pada Februari 2009 dan diberi kesempatan untuk menempuh jenjang S2 di kampus  Australia.

Bapak Masrokhin Berfoto dalam Suatu acara di Australia

Bapak Masrokhin Berfoto dalam Suatu acara di Australia

7 Juni 2010 aku berangkat ke Australia dan memilih Flinders University of South Australia sebagai tempat menuntut ilmu. Aku ambil jurusan Master of TESOL (Teaching English to Speaker of Other Languages) di kampus tersebut.

Mudah mudahan cerita singkat ini berguna buat saudara saudaraku yang ingin menuntut ilmu di Kampung Inggris Pare. Percayalah if there is a will there is a way. Niatkan mencari ilmu karena Allah semata dan yakinlah bahwa Allah akan memuliakan kita dengan ilmu yang kita miliki. Lastly, Set your dreams and they will come to you!

Regard

 Masrokhin

(Alumni IEC Liberty Pare PS 56).

Bagi Ceritamu Di Sini

Holaaaa, Sahabat Kampung Inggris,

Ayo bagikan cerita seru kamu selama di Kampung Inggris Pare. Boleh cerita tentang kisah sukses kamu setelah belajar di kampung bahasa inggris Pare, kehebatan lembaga kursusmu, kejadian-kejadian unik pas di Kampung Inggris, persahabatan yang terjalin hingga sekarang atau bahkan cerita cintamu. Semua boleh kamu bagi disini.

Caranya, ketik ceritamu dalam format word, maksimal 2 halaman A4 spasi standar. Lampirkan juga foto-foto seru kamu selama di Pare dan kirimkan ke redaksi via email dengan subjek “Cerita Kampung Inggris” di

kampung.ing@gmail.com

Kamu wajib mencantumkan nama, asal daerah / universitas, lembaga kursus (boleh sekalian kelasnya), serta bulan dan tahun kamu belajar di kampung inggris di bagian akhir cerita kamu.

Contoh : Tri Setiadi, Binus, Elfast / Speaking, Juli 2011

Ayo segera kirim. Bagi ceritamu dengan yang lain agar mereka terinspirasi dan semakin yakin ke kampung inggris :)